Minggu, 24 Maret 2013

PENGERTIAN PENDIDIKAN FORMAL DAN PENDIDIKAN NON FORMAL

Pendidikan jalur formal adalah kegiatan yang sistematis, berstruktur, bertingkat dimulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi dan yang setaraf dengannya; termasuk didalamnya adalah kegiatan studi yang berorientasi akademis dan umum, program spesialisasi, dan latihan profesional yang dilaksanakan dalam waktu yang terus menerus.  Pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Sedangkan pengertian pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan. Pendidikan diselenggarakan dengan memberi keteladanan, membangun kemauan, dan mengembangkan kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran (Undang Undang No 20 tahun 2003 Pasal 1 Ayat (11) dan Ayat (13).
Pendidikan jalur  formal merupakan bagian dari pendidikan nasional yang bertujuan untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya sesuai dengan fitrahnya, yaitu pribadi yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, demokratis, menjunjung tinggi hak asasi manusia, menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, memiliki kesehatan jasmani dan rohani, memiliki keterampilan hidup yang berharkat dan bermartabat, memiliki kepribadian yang mantap, mandiri, dan kreatif, serta memiliki tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan yang mampu mewujudkan kehidupan bangsa yang cerdas dan berdaya saing di era global.
PENDIDIKAN NON FORMAL 
Hasil kajian Tim reformasi pendidikan dalam konteks Otonomi daerah (Fasli Jalal, Dedi Supriadi. 2001) dapat disimpulkan bahwa apabila pendidikan luar sekolah (pendidikan nonformal) ingin melayani, dicintai, dan dicari masyarakat, maka mereka harus berani meniru apa yang baik dari apa yang tumbuh di masyarakat dan kemudian diperkaya dengan sentuhan-sentuhan yang sistematis dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan lingkungan masyarakatnya. Strategi itulah yang perlu terus dikembangkan dan dilaksanakan oleh pendidikan luar sekolah dalam membantu menyediakan pendidikan bagi masyarakat yang karena berbagai hal tidak terlayani oleh jalur formal/sekolah. Bagi masyarakat yang tidak mampu, apa yang mereka pikirkan adalah bagaimana hidup hari ini, karena itu mereka belajar untuk kehidupan; mereka tidak mau belajar hanya untuk belajar, untuk itu masyarakat perlu didorong untuk mengembangkannya melalui Pendidikan nonformal berbasis masyarakat, yakni pendidikan nonformal dari, oleh dan untuk kepentingan masyarakat.
Menurut Undang Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang dimaksud dengan pengertian pendidikan non formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Terdapat beberapa jenis lembaga pendidikan yang menyediakan layanan pendidikan non-formal di Indonesia, yaitu:
a.      Balai Pengembangan Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda (BP-PLSP) : adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional di bidang pendidikan luar sekolah. BP-PLSP mempunyai tugas melaksanakan pengkajian dan pengembangan program 23 serta fasilitasi pengembangan sumberdaya pendidikan luar sekolah berdasarkan kebijakan Departemen Pendidikan Nasional.
b.      Balai Pengembangan Kegiatan Belajar (BPKB): adalah unit pelaksana teknis di lingkungan Dinas Pendidikan Propinsi di bidang pendidikan luar sekolah. BPKB mempunyai tugas untuk mengembangkan model program pendidikan luar sekolah sesuai dengan kebijakan Dinas Pendidikan Propinsi dan kharakteristik propinsinya.
c.       Sanggar Kegiatan Belajar (SKB): adalah unit pelaksana teknis Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di bidang pendidikan luar sekolah (nonformal). SKB secara umum mempunyai tugas membuat percontohan program pendidikan nonformal, mengembangkan bahan belajar muatan lokal sesuai dengan kebijakan dinas pendidikan kabupaten/kota dan potensi lokal setiap daerah.
d.      Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM): suatu lembaga milik masyarakat yang pengelolaannya menggunakan azas dari, oleh dan untuk masyarakat. PKBM ini merupakan wahana pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat sehingga mereka semakin mampu untuk memenuhi kebutuhan belajarnya sendiri. PKBM merupakan sumber informasi dan penyelenggaraan berbagai kegiatan belajar pendidikan kecakapan hidup sebagai perwujudan pendidikan sepanjang hayat.
e.      Lembaga PNF sejenis: adalah lembaga pendidikan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, yang memberikan pelayanan pendidikan nonformal berorientasi life skills/keterampilan dan tidak tergolong ke dalam kategori-katagori di atas, seperti; LPTM, Organisasi Perempuan, LSM dan organisasi kemasyarakatan lainnya.
Dalam hal ini perlu disadari bahwa pengembangan masyarakat itu akan lancar apabila di masyarakat itu telah berkembang motivasi untuk membangun serta telah tumbuh kesadaran dan semangat mengembangkan diri ditambah kemampuan serta ketrampilan tertentu yang dapat menopangnya, dan melalui kegiatan pendidikan, khususnya pendidikan nonformal diharapkan dapat tumbuh suatu semangat yang tinggi untuk membangun masyarakat desanya sendiri sabagai suatu kontribusi bagi pembangunan bangsa pada umumnya.

KIMIA ORGANIK

Kimiaorganik adalah percabangan  studi ilmiah dari ilmu kimia mengenai struktur, sifat, komposisi,reaksi, dan sintesis senyawa organik. Senyawa organik dibangun terutama oleh karbon dan hidrogen, dan dapat mengandung unsur-unsur lain seperti nitrogen, oksigen, fosfor, halogen dan belerang.
Pengertian/Definisi Kimia Organik
BUKU KIMIA ORGANIK
Definisi asli dari kimia organik ini berasal dari kesalah pahaman bahwa senyawa organik pasti berasal dari organism hidup, namun telah dibuktikan bahwa ada beberapa perkecualian. Bahkan sebenarnya, kehidupan juga sangat tergantung pada kimia anorganik; sebagai contoh banyak enzim mendasarkan kerjanya pada logam transisi, seperti besi dan tembaga, juga gigi dan tulang dan komposisinya merupakan campuran dari senyawa organik maupun anorganik. Contoh lainya adalah larutan HCl, larutan ini berperan besar dalam proses pencernaan makanan yang hampir seluruh organisme (terutama organisme tingkat tinggi) memakai larutan HCl untuk mencerna makanannya, yang juga digolongkan dalam senyawa anorganik.
 Mengenai unsur karbon, kimia anorganik biasanya berkaitan dengan senyawa karbon yang sederhana yang tidak mengandung ikatan antar karbon misalnya oksida, garam, asam, karbit, dan mineral. Namun hal ini tidak berarti bahwa tidak ada senyawa karbon tunggal dalam senyawa organik misalnya metan dan turunannya.
Reaksi-reaksi kimia pada senyawa karbon dapat dikelompokkan dalam beberapa tipe, di antaranya reaksi adisi, esterifikasi, polimerisasi, yodoform, reaksi redoks, reaksi substitusi dan eliminasi. Pada percobaan ini akan diamati tentang reaksi adisi, substitusi, dan esterifikasi, dimana masing-masing reaksi memiliki ciri khas. Reaksi adisi merupakan reaksi penggabungan suatu senyawa dengan pereaksi tertentu yang disertai perubahan ikatan pada senyawa tersebut misalnya ikatan rangkap tigamenjadi rangkap dua atau bahkan bisa menjadi rangkap tunggal. Reaksi esterifikasi adalah reaksi pembentukan ikatan ester dimana pada percobaan ini ester dibuat dari alkohol dan asam karboksilat menggunakan katalis asam.
Atom karbon ujung suatu alkil halida mempuyai muatan positif parsial. Karbon ini rentan terhadap serangan oleh anion dan spesi lain apa saja yang mempunyai sepasang electron menyendiri dalam kulit luarnya. Dihasilkan reaksi substitusi suatu reaksi dalam mana satu atom, ion atau gugus disubstitusikan untuk menggantikan atom, ion atau gugus lain.

GEOGRAFI INDONESIA

Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, terletak di garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Terdiri dari 17.508 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia.
Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006, Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat dan presiden yang dipilih langsung. Ibukota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.
Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak sejak abad ke-7, yaitu ketika Kerajaan Sriwijaya menjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha telah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan Eropa yang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah Maluku semasa era penjelajahan samudra. Setelah sekitar 350 tahun penjajahan Belanda, Indonesia menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi besar dan wilayah yang padat, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.

   
Ibu kota
(dan kota terbesar)
Jakarta
Bahasa resmi Bahasa Indonesia
Pemerintahan Republik presidensiil
- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
- Wakil Presiden Boediono
Kemerdekaan
- Diproklamasikan 17 Agustus 1945
- Diakui (sebagai RIS) 27 Desember 1949
- Kembali ke RI 17 Agustus 1950
Luas
- Total 1,904,569 km2 (15)
1 sq mi
- Air (%) 4,85%
Penduduk
- 19 Juni 2009 memperkirakan 230.472.833[1] (4)
- 2000 sensus 206.264.595
- Kepadatan 134/km2 (84)
347/sq mi
PDB (KKB) 2007 estimate
- Total US$1.038 miliar[2] (15)
- Per kapita US$4.356[3] (114)
PDB (nominal) 2007 estimate
- Total US$408 miliar[2]
- Per kapita US$1.812[3]
IPM (2004) 0,711 (menengah) (108)
Mata uang Rupiah (Rp) (IDR)
Zona waktu WIB, WITA, WIT (UTC+7, +8, +9)
Menyetir di kiri
TLD .id
Kode telepon 62

TOEFL dan TOEIC

Saat berkeliling di dunia maya, alias blog-walk, saya menemukan artikel LIA Pakuan ini. Dari sana saya mendapatkan sedikit pengertian tentang perbedaan TOEFL dan TOEIC, yang tadinya saya pikir sama saja.
Di halaman tersebut tertulis:
Tes Prediksi TOEFL (EPT:English Proficiency Test) EPT adalah tes yang telah dikembangkan oleh LBPP-LIA untuk mengukur kemampuan bahasa inggris menggunakan standar-standar pengukuran yang mirip tes TOEFL. Tes ini dimaksudkan untuk memberikan prediksi yang mendekati nilai TOEFL sebenarnya.
Tes Prediksi TOEIC (BET:Business English Test)
BET juga merupakan tes prediksi yang menggunakan standar-standar pengukuran kemampuan yang mirip tes TOEIC. Hasilnya juga merupakan prediksi yang mendekati nilai TOEIC sebenarnya.
Tes Kompetensi Bahasa standar DIKNAS (TUK-BIG:Tes Uji Kompetensi Bahasa Inggris)
Tes yang merupakan kerjasama dengan LSK-BIG (Lembaga Sertifikasi Kompetensi Bahasa Inggris) ini menawarkan hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang tersertifikasi oleh DIKNAS (Departemen Pendidikan Nasional).
Lho? Dari penjelasannya kok nggak disebut perbedaannya ya? Iya, betul sekali.
Kalo dari kepanjangannya:
  • TOEFL: Test of English as Foreign Language

  • TOEIC: Test of English for International Communication
Yang saya tahu, TOEFL itu benar2 rumit, khususnya “berat” dalam hal struktur kalimat dan grammar. Untuk TOEIC, saya menilai lebih mudah dan sederhana, karena menggunakan kalimat dan vocabularies yang dipakai sehari-hari. Jadi saya ambil kesimpulan sendiri, seperti nama tes yg dipilih oleh LIA: English Proficiency Test. Dalam Bahasa Indonesia, Tes Kecakapan Bahasa Inggris. Untuk TOEIC disebut Business English Test. Dalam Bahasa Indonesia,Tes Bahasa Inggris untuk Bisnis.

Dari rentang nilai, sebagai gambaran saya pernah mendapat skor 520 untuk TOEFL dan 810 untuk TOEIC. Artinya, skor TOEIC rentangnya lebih besar.
Untuk kegunaan, perusahaan2 di Indonesia (termasuk PNS dan BUMN) mensyaratkan TOEFL. Tetapi “jangan coba2″ cari sertifikat TOEFL yg ASLI, bakalan pusing ente. Pensyaratan yg dimaksud tersebut adalah sertifikat yg dikeluarkan oleh Lembaga Bahasa yg Diakui Pemerintah. Kalo TOEIC, saya memiliki sertifikat ASLI yg dikeluarkan oleh ETS. Sertifikat ini saya dapat dari kampus saya, Universitas Brawijaya. Bagi umum yg masih nekat kepengen mendapat sertifikat ini, bisa menghubungi kampus saya (dulu gedungnya di Inkubator Bisnis Universitas Brawijaya, sebelah Malang Town Square, Kodya Malang - Jatim).
Sedikit tambahan Opini, saya lebih mendorong masyarakat Indonesia untuk beralih ke TOEIC (atau standar Tes Departemen Pendidikan yg baru itu). Kenapa? Alasan saya, TOEFL itu sangat rumit, serumit kurikulum pendidikan menengah di Indonesia (hehehe…). Saking rumitnya, mungkin saya sarankan Anda untuk berakrab ria dengan Mbak Blue Betty: buku Grammar berbahasa inggris yg setebal Kamus. Saya juga membaca pensyaratan nilai TOEFL > 600 untuk pegawai Kementerian Perdagangan, hmmm… Padahal kan jelas2 itu dunia bisnis yah. Dalam hati: baru tahu sedikit aja udah belagu…
13467277312062512644

FINANCIAL MANAGEMENT FOR NON FINANCE MANAGER

SETIAP BAGIAN MANAJEMEN PENDUKUNG PENDAYAGUNAAN DANA
Dalam sebuah perusahaan, penting sekali adanya kesatuan bahasa dalam pelaksanaan tiap kegiatan manajemen
Dengan demikian, interaksi dan koordinasi kerja antar bagian dapat berjalan dengan lancar. Sumber daya keuangan adalah elemen dasar bagi pelaksanaan seluruh kegiatan perusahaan.
Secara teknis, pengelolaan sumber dana adalah tugas dan tanggung jawab bagian keuangan, namun dalam kegiatan operasional perusahaan, dukungan dari setiap bagian manajemen sangat diperlukan agar dapat dicapai pendayagunaan sumber dana secara maksimal
MANAJER PENGGERAK RODA PERUSAHAAN
Peran manajer dalam suatu perusahaan tidak terbatas hanya pada kegiatan operasionalnya saja,melainkan lebih pada pencapaian tujuan perusahaan. Untuk dapat melaksanakan peran tersebut dengan baik, diperlukan pengetahuan mengenai kegiatan perusahaan serta kaitannya dengan dana dan pembiayaan.
Setiap manajer masa kini perlu mengerti tentang keuangan, apakah dia manajer pemasaran, manajer produksi atau manajer fungsi bidang lain di luar keuangan.
Kursus ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Dimulai dari prinsip-prinsip dasar, anda akan mengalami kemajuan yang mantap melalui program yang tidak membosankan dengan kuliah singkat, latihan-latihan praktis dan studi kasus.
Anda akan dapat dengan jelas mengetahui ruang lingkup aspek keuangan, baik financial accounting maupun management accounting serta peranan alat-alat informasi keuangan terhadap bidang lain dalam perusahaan.
Tujuan
Memungkinkan peserta :
  • Memahami konsep perilaku biaya serta pengendalian anggaran
  • Mempergunakan pelbagai alat analisis laporan keuangan
  • Mempergunakan informasi keuangan untuk membantu kelancaran usaha
  • Memahami struktur keuangan perusahaan
PESERTA
Para Manajer bukan Manajer Keuangan, serta mereka yang perlu mengetahui fungsi keuangan dan mempergunakan data keuangan.
CAKUPAN PENDIDIKAN
Secara detil akan dibahas aspek-aspek di dalam Manajemen Keuangan seperti :
  • Pengelolaan dan pendayagunaan dana
  • Perputaran modal dan perencanaan laba
  • Mengukur tingkat profitabilitas, likuiditas dan pendayagunaan aktiva
  • Teknik membaca laporan keuangan
  • Metode-metode pembiayaan dengan keuntungan dan kerugiannya
  • Perencanaan, penyusunan dan pengendalian anggaran
  • Mendayagunakan informasi manajemen
  • Teknik penilaian rencana investasi modal
SUMBER : http://www.pmbs.ac.id

MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL

Manajemen keuangan merupakan manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memperoleh dana (raising of fund) dan bagaimana menggunakan dana tersebut (allocation of fund). mata kuliah Manajemen keuangan Internasional merupakan mata kuliah lanjutan dari manajemen keuangan I dan II

Persamaan dan Perbedaan Manajemen Keuangan dan Manajemen Keuangan Internasional

Persamaan :
Membahas keputusan investasi, keputusan pendanaan dan kebijaksanaan deviden serta bertujuan memaksimalkan nilai perusahaan dengan memaksimalkan harga saham perusahaan.
Perbedaan :
MK untuk perusahaan domestik walaupun punya banyak anak perusahaan tetapi masih dalam satu negara (satu mata uang) sehingga tidak terjadi masalah resiko perubahan nilai tukar (foreign exchange rate), perpajakan dan akuntansi khususnya pembuatan laporan keuangan rekonsiliasi.
MK Internasional :
  1. membahas tentang lingkungan manajemen keuangan internasional, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar dan neraca pembayaran serta implikasinya pada suatu negara
  2. Pasar valuta asing (foreign exchange market) dan bagaimana pasar valas ini berfungsi dalam perekonomian dunia.
  3. Mengukur dan manajemen ekposur mata uang asing,
  4. Analisis investasi langsung,
  5. Manajemen operasi multinasional
  6. Perbankan internsional

Pengertian SOSIOLOGI PENDIDIKAN Menurut Para Ahli

E. Goerge Payne (dalam Faisal dan Yasik, 1985) yang merupakan bapak sosiologi pendidikan memberikan penekanan bahwa dalam lembaga-lembaga, kelompok-kelompok sosial dan proses sosial terdapat hubungan yang saling terjalin, di mana di dalam interaksi sosial itu individu memperoleh dan mengorganisasikan pengalamannya.

Berikut ini adalah beberapa pengertian-defenisi sosiologi pendidikan menurut para ahli:
  1. F.G. Robbins, pengertian sosiologi pendidikan adalah sosiologi khusus yang tugasnya menyelidiki struktur dan dinamika proses pendidikan. Struktur mengandung pengertian teori dan filsafat pendidikan, sistem kebudayaan, struktur kepribadian dan hubungan kesemuanya dengantata sosial masyarakat. Sedangkan dinamika yakni proses sosial dan kultural, proses perkembangan kepribadian,dan hubungan kesemuanya dengan proses pendidikan.
  2. H.P. Fairchild dalam bukunya ”Dictionary of Sociology” dikatakan bahwa sosiologi pendidikan adalah sosiologi yang diterapkan untuk memecahkan masalah-masalah pendidikan yang fundamental. Jadi ia tergolong applied sociology.
  3. Pro f. DR S. Nasution,M.A., Pengertian Sosiologi Pendidikan adalah ilmu yang berusaha untuk mengetahui cara-cara mengendalikan proses pendidikan untuk mengembangkan kepribadian individu agar lebih baik.
  4. F.G Robbins dan Brown, Pengertian Sosiologi Pendidikan ialah ilmu yang membicarakan dan menjelaskan hubungan-hubungan sosial yang mempengaruhi individu untuk mendapatkan serta mengorganisasi pengalaman. Sosiologi pendidikan mempelajari kelakuan sosial serta prinsip-prinsip untuk mengontrolnya.
  5. E.G Payne, Pengertian Sosiologi Pendidikan ialah studi yang komprehensif tentang segala aspek pendidikan dari segi ilmu sosiologi yang diterapkan.
  6. Drs. Ary H. Gunawan, Pengertian Sosiologi Pendidikan ialah ilmu pengetahuan yang berusaha memecahkan masalah-masalah pendidikan dengan analisis atau pendekatan sosiologis.
Ruang Lingkup Sosiologi Pendidikan
Masalah-masalah yang diselidiki sosiologi pendidikan antara lain meliputi pokok-pokok berikut ini.
1. Hubungan sistem pendidikan dengan aspek-aspek lain dalam masyarakat
  • Hubungan pendidikan dengan sistem sosial atau struktur sosial,
  • Hubungan antara sistem pendidikan dengan proses kontrol sosial dan sistem kekuasaan,
  • Fungsi pendidikan dalam kebudayaan,
  • Fungsi sistem pendidikan dalam proses perubahan sosial dan kultural atau usaha mempertahankan status quo, dan
  • Fungsi sistem pendidikan formal bertalian dengan kelompok rasial, kultural dan sebagainya.
2. Hubungan antar manusia di dalam sekolah
Lingkup ini lebih condong menganalisis struktur sosial di dalam sekolah yang memiliki karakter berbeda dengan relasi sosial di dalam masyarakat luar sekolah, antara lain yaitu:
  • Hakikat kebudayaan sekolah sejauh ada perbedaannya dengan kebudayaan di luar sekolah, dan
  • Pola interaksi sosial dan struktur masyarakat sekolah, yang antara lain meliputi berbagai hubungan kekuasaan, stratifikasi sosial dan pola kepemimpinan informal sebagai terdapat dalam clique serta kelompok-kelompok murid lainnya.
3. Pengaruh sekolah terhadap perilaku dan kepribadian semua pihak di sekolah/lembaga pendidikan
  • Peranan sosial guru-guru/tenaga pendidikan,
  • Hakikat kepribadian guru/ tenaga pendidikan,
  • Pengaruh kepribadian guru/tenaga kependidikan terhadap kelakuan anak/peserta didik, dan
  • Fungsi sekolah/lembaga pendidikan dalam sosialisasi murid/peserta didik.
4. Lembaga Pendidikan dalam masyarakat
Di sini dianalisis pola-pola interaksi antara sekolah/ lembaga pendidikan dengan kelompok-kelompok sosial lainnya dalam masyarakat di sekitar sekolah/lembaga pendidikan. Hal yang termasuk dalam wilayah itu antara lain yaitu
  • Pengaruh masyarakat atas organisasi sekolah/lembaga pendidikan,
  • Analisis proses pendidikan yang terdapat dalam sistemsistem sosial dalam masyarakat luar sekolah,
  • Hubungan antarsekolah dan masyarakat dalam pelaksanaan pendidikan, dan
  • Faktor-faktor demografi dan ekologi dalam masyarakat berkaitan dengan organisasi sekolah, yang perlu untuk memahami sistem pendidikan dalam masyarakat serta integrasinya di dalam keseluruhan kehidupan masyarakat